Seputar Kasus Recall Bajaj Pulsar 135 LS 0
Selasa, 24 Agu '10 16:59

Pulsar 135 LS
Yang namanya pemain baru di dunia persilatan permotoran Indonesia, pastilah ada ATHG-nya.. (Alat Terapi H....) (Ancaman, Hambatan, Tantangan dan Gangguan).
Hal tersebut berlaku buat Bajaj Auto Indonesia yang baru 4 tahun terakhir berusaha mengambil kue pasaran motor yang sedang lucu-lucunya bakar-bakaran. Sebut saja dari mulai kasus dealer yang berguguran hingga pergantian internal manajemen mereka sudah mereka alami. Sekarang kembali ATHG terjadi kepada produk paling gress mereka yaitu Pulsar 135.

Dari email yang ane terima dari internal BAI, lalu dikonfirmasi oleh artikel di detikOto, sudah 50 pengguna Pulsar 135 yang melaporkan kasus malfungsi sensor kapasitansi aki ini. Rupanya Pulsar 135 sudah lebih canggih dari Pulsar 180 UG-3 dan UG-4 yang tidak dilengkapi berbagai sensor.

Pulsar 200, juga dilengkapi berbagai sensor
Pengalaman ane dengan Pulsar 200 dulu (yang di India akan dihentikan produksinya) adalah sensor-sensor yang ada mudah sekali malfungsi ketika tertutup kotoran, terlebih bila si empunya doyan touring. Salah satunya pada sensor kebersihan air filter yang akan berkedip jika air filter tersumbat. Nah pada kenyataannya sensor ini yang lebih sering berkedip karena ada kotoran yang melapisi sensor, padahal air filter baik-baik saja.
Seperti Pulsar 200, pada Pulsar 135 bisa jadi terdapat sensor yang sama, dalam hal ini sensor kelistrikan alias detektor kapasitansi aki yang akan berkedip jika aki kehabisan daya.
Apa saja sensor pada Pulsar 200, bisa dibaca di sini.
Sebenarnya ada trik sederhana untuk mengetahui apakah aki Pulsar benar-benar tewas ataukah sensor yang terlalu sensitif yaitu dengan menekan tombol engine start alias menyalakan dan mematikan mesin beberapa kali. Jika dinamo starter berjalan mulus, maka aki baik-baik saja, namun jika dinamo berjalan ogah-ogahan maka ada masalah dengan aki.
diagram listrik Pulsar - by warga milis BIM
Nah jika terjadi kasus demikian, perlu dirunut..apakah aki yang bermasalah ataukah kiprok yang gagal mengisi aki sehingga menyebabkan aki tekor, atau..bisa jadi kesalahan pengguna yang terlalu lama menyalakan lampu utama (FYI: kelistrikan Pulsar 135 menganut sistem DC, ambil listrik dari aki).

aki Pulsar bro Dono - sumber: forum PRIDES
Jika aki benar-benar habis, salah satu trik yang diajarkan oleh bro Toto, salah satu mekanik B-Bike, adalah dengan starter dengan kick start..ya iya lah...huehehehe..biarkan mesin tetap menyala untuk menjamin pengisian aki tetap berlangsung. Pada Pulsar 135 keadaan lebih mudah karena dilengkapi engkol alias kickstarter, bagaimana pada P200...yaa...monggo dorong motor brooo... ![]()
Tips di atas...sederhana aja sebenarnya, namun buat pengguna awam..belum tentu tahu..harus dicerahkan nih mereka...!!! Terlebih karena garansi kelistrikan Bajaj hanya berlaku selama 6 (enam) bulan sehingga masalah kelistrikan harus cepat terdeteksi, diselesaikan oleh mekanik bengkel resmi dan dilakukan penggantian jika terjadi kerusakan parts. Karena jujur saja ane pernah panik karena Pulsar 180 ane mogok hanya karena lupa menggeser posisi keran bensin ke posisi RES..konyol yah.. ![]()

segera ke bengkel resmi (BeRes) jika ada masalah akut
Kembali pada kasus recall Pulsar 135, perlu dicermati berbagai kemungkinan malfungsi tersebut dan belum tentu salah si sensor yang terlalu percaya diri ketok palu bahwa si aki sudah tewas.
Satu hal yang ane cermati di sini adalah cepatnya balasan dari pihak Bajaj Auto Indonesia melalui Pak Rizal Tandju yang langsung terpampang namanya di berbagai media online untuk mengklarifikasi kasus recall Pulsar 135. Ini jelas lebih baik dari kasus motor jangkrik (tak perlu sebut merk) yang juga tak kalah ramai gaung kasus produknya di forum online namun tak kunjung ada tanggapan dari manajemen ATPM-nya.

beruntunglah Bajaj lebih baik dari "motor jangkrik" sebelah
Kasus serupa di dunia persilatan permotoran Indonesia juga pernah terjadi pada Kawasaki Ninja 250R yang juga pernah di-recall akibat adanya kebocoran oli. Artikel lengkapnya ada di blog kang Taufik di sini. Tanggapan dari pihak Kawasaki Motor Indonesia (KMI) juga tegas dengan memberikan penggantian spareparts Ninja 250R yang bermasalah secara GRATIS.

Ninja 250, juga tak luput dari kasus recall
Jadi ibarat seorang apprentice yang telah belajar banyak ilmu dari gurunya sang master Kawasaki, Bajaj kali ini berhasil merespon cepat malfungsi pada produknya. Apakah akan ada penggantian spareparts gratis seperti pada kasus Ninja 250...??? Akankah Bajaj terus bertahan menghadapi cobaan dan tantangan yang menerjang...???
meminjam tag line terkenal milik Mas Triatmono...ane hanya bisa bilang: "yaaaghhh...time will tell deeegh..."

Last but not least... "take care your bike, and he will take care of you"
Tag: Kawasaki, Bajaj, pulsar, ninja 250, rizal tandju, 135, aki, garansi, kelistrikan, recall, sensor, spareparts
Terkait:
-
Menjajal Ninja di MRTB Bengkel Bajaj
Rabu, 29 Sep '10 10:45 -
Spekulasi Akhir Tahun: Perang Motor Sport >200cc (?)
Selasa, 7 Sep '10 21:46 -
Komunitas Pulsar Menanti Kehadiran Rider Pulsar 135LS
Senin, 26 Jul '10 09:18

Komentar:
Silahkan login untuk memberikan pendapat