Selamat Datang Era Baru Manajemen Bajaj Auto Indonesia…!!! 0
Kamis, 22 Jul '10 23:06
Malam ini ane dan kawan-kawan ranger Pulsarian Community memenuhi undangan dari PT. Bajaj Auto Indonesia untuk makan malam bersama beberapa jajaran top management mereka. Salah satu agenda pertemuan tersebut adalah untuk memperkenalkan General Manager (GM) Sales & Marketing baru mereka yaitu Pak Dinesh Kulkarni.
Tiba di TKP di resto Penang Village, Setiabudi Building pukul 19.30, kawan-kawan sudah menanti. Tampak bro Ndee Siswandhi #203(Ketua Harian), bro Fazri #993 (KetuPRA Jakarta), bro Charlie #485 (PRA Jakarta Timur), bro Bambang #151(PSRT, PRA Tangerang) dan bro Rivo #630 (PRA Bekasi).
Sementara dari PT. BAI hadir Pak Rizal Tandju, Pak Phyllo Tarigan dan Pak Dinesh Kulkarni sendiri.
Usai ane mengucap salam "Namaste" ala India, diskusi seputar topik permotoran India di Indonesia mengalir.
Pak Dinesh yangbaru 3 hari berada di Indonesia tampak antusias dengan diskusi ini. Beliau dengan sigap menjawab pertanyaan dari kawan ranger.
Pak Dinesh Kulkarni - GM Sales & Marketing BAI
Pertanyaan utama pastinya seputar Bajaj dengan Pulsar 220 nya yang santer digosipkan akan segera hadir. Ya, merunut kepada artikel ane sebelumnya mengenai pilihan calon konsumen terhadap varian S (non- fairing) dan F (half-fairing) Pulsar 220. Pak Phyllo yang ternyata rajin membuka blog ane (ge-er deh..) Mencoba menanyakan ke kami pilihan mana yang kami sukai dari Pulsar 220 dan apa latar belakangnya.

Pulsar 220 S

Pulsar 220 F
Topik lanjutan adalah seputar pasaran motor Indonesia yang masih berkutat seputar bebek, bebek dan bebek lagi. Pak Dinesh menjelaskan bahwa di India situasinya beda jauh dengan Indonesia. Di sana pasaran bebek tidaklah besar, hanya sekitar 7-8 % dari total pasaran sepeda motor. Ini sejalan dengan penuturan bro Satadal Payeng yang menjelaskan bahwa orang India membutuhkan kebanggaan (PRIDE) dalam berkendara motor. Kebanggaan ini yang tidak/kurang ditemui pada mayoritas konsumen motor indonesia.
Suasana Meeting - Penang Resto
Pak Dinesh yang rupanya kawan kuliah Pak Rajiv Bajaj ini juga menjelaskan komitmen Bajaj untuk terus bermain di segmen motor sport dari mulai 100 sampai 250 cc untuk saat ini. Ia menceritakan bagaimana Bajaj Discover 100 cc menjadi "best selling bike" di India dan Pulsar 220 sukses menjadi flagship Bajaj di sana yang menempatkan Bajaj menjadi produsen motor kedua dengan angka penjualan terbesar setelah Hero Honda.

Statistik Penjualan Motor di India (sumber: 2wheelsindia.com)
Mileage alias fuel economy alias konsumsi bahan bakar juga menentukan. di India bahkan seorang yang mampu membeli kapal pesiar mahal pun tetap bertanya "berapa konsumsi bahan bakar kapal ini". demikian ujar Pak Dinesh yang disambut gelak tawa kawan-kawan. Rupanya seberapa mampu dan kayanya seseorang. Dalam membeli kendaraan, mileage alias konsumsi bahan bakar tetap menjadi salah satu faktor utama.

Bajaj Avenger..kapan masuk Indonesia?
Diskusi berlanjut dengan itikad baik BAI untuk lebih mengakrabkan diri dengan komunitas dan klub Bajaj Pulsar. Mereka akan mulai dengan Pulsarian Community dan dilanjutkan dengan klub/komunitas Bajaj lainnya. Bahkan celetukan rekan-rekan untuk membuat jambore yang melibatkan seluruh klub/komunitas Bajaj untuk lebih meningkatkan "brand image" Bajaj sempat terlontar.
Name Card para Pejabat BAI
Dari kacamata ane, pertemuan malam ini memberikan image positif akan perubahan di dalam manajemen BAI yang sangat drastis dibandingkan 3 tahun yang lalu, sejak era Pak Sanghong, Pak Apong maupun Pak Cahyono. Kali ini jajaran top management BAI tampak lebih terbuka terhadap kritik dan saran penggunanya.
Pertanyaan terakhir yang cukup mengusik ane adalah "Ada apa setelah Pulsar 220? Apa motor selanjutnya yang akan diluncurkan Bajaj pasca kolaborasi mereka dengan KTM Austria?
Pak Dinesh pun menjawab sambil mengedipkan mata "You'll see about it later.."
Hmmm...Bajaj does have lots of secret under their sleeves... Good Job Sir...!!!
Mari kita amati sepak terjang Bajaj selanjutnya...!!
!
Tag: Bajaj, pulsar, komunitas, 220, dinesh, kebanggaan, kulkarni, manajemen, meeting, phyllo tarigan, prides, pulsarian, rizal tandju
Terkait:
-
Komunitas Pulsar Menanti Kehadiran Rider Pulsar 135LS
Senin, 26 Jul '10 09:18 -
Launching Pulsar 220 di Colombia..La Maxima Experencia..!
Jumat, 10 Sep '10 02:19 -
Spekulasi Akhir Tahun: Perang Motor Sport >200cc (?)
Selasa, 7 Sep '10 21:46





Komentar:
Silahkan login untuk memberikan pendapat