Riding Impression Suzuki GSX750-Police [part-2-habis] 0

Kamis, 22 Jul '10 15:16

Suzuki GSX750P

Kisah berkendara bersama Si Gendut dimulai ketika ane bosan menunggu di kantor sebuah kontraktor di bilangan Tendean, Jakarta selatan. karena sang kontraktor tak kunjung datang, maka ane pun berjalan untuk mencari makan ke beberapa gedung di sebelah. Aroma telur dadar memancing ane..Rupanya ada kantin di dalam kantor cabang Departemen Perhubungan .

Sepiring nasi dan telur dadar dengan sayur lodeh dan kerupuk udang ane habiskan. Baru saja ane celingukan, tiba-tiba sebuah GSX750-Police meluncur masuk ke halaman, ane langsung bengong sebentar sampai suara teriakan memanggil nama ane dari dalam kantor itu. rupanya itu kawan SMU ane yang bekerja di Dephub.

GSX750P Tampak Samping

Singkat cerita setelah bercengkerama sebentar, ane to the point saja menyatakan ingin memotret Si Gendut...hehehe..rupanya gayung bersambut, kawan ane langsung memanggil anak buahnya yang tadi mengendarai  Si Gendut untuk memberikan kunci motornya ke ane. "Nih elo bawa..ntar kasih tau ke gue gimana rasanya" begitu kata kawan ane sambil terkekeh.

GSX750P kunaiki..

Tanpa basa-basi langsung ane sikat kunci itu dan naik ke atas Si Gendut...

Pfffttt....ibarat menggagahi perawan..rasanya nikmat sekali menyandarkan pantat ke joknya. Tangan pun terasa pas memegang stang kemudi yang berbalut tombol sirine dan strobo yang siap menyalak. tinggi jok pun tidak jauh dari tanah sehingga para "pelanggan dingklik" tidak akan mengeluh untuk menaiki motor ini.

Kamera segera ane amanatkan ke kawan ane, dan dengan sigap ia memgambil gambar ane dengan  Si Gendut. wah mantap juga rupanya. Tubuh ane yang bongsor tampak proporsional dan menyatu dengan Si Gendut. hehehe..Sayang tidak ada foto ketika ane riding nih..hiks, cuma bisa cerita aja.

Kunci pun ane putar, lampu netral menyala dan ini dia..start mesin....ZZZZZZZ...mesin segera menyala...Suaranya bo' gak nahan...!!!

knalpot nan merdu

Mesin 4 silinder yang masih bersaudara dengan GSX750-R, GSX400 Impulse dan GSF alias Bandit ini merdu sekali. Lebih merdu dari Suzuki GS500E Slingshot yang pernah ane test ride keliling Taman Mini beberapa tahun lalu.

dashboard

Selanjutnya ane mundurkan motor. Meskipun kawan ane tampak khawatir motor jatuh karena berat, namun Si Gendut berhasil ane jinakkan, berat motor tidak masalah buat ane meskipun Si gendut memakai side box dan perangkat lampu rotator.

tampak belakang

Oke..ane masukkan ke gear 1 dan ane melaju perlahan di Tendean. Makjaaangg...my dream comes true..Memang gagah sekali rasanya naik motor ini, bahkan menurut ane lebih gagah ketimbang Yamaha XJ900-Police, mungkin karena Si Gendut bodinya lebih padat berisi dan kekar, tidak seperti XJ900-P yang menyisakan ruang kosong di beberapa bagian bodinya.

Naiklah ane ke fly-over Tendean menuju Bangka dan ane masuk gear 2 dan tancap gas, jalanan terlihat lengang dan kesempatan sekejap ini tak boleh terlewat. Torsi buas Si Gendut berhasil ane dapatkan. "Jenggutan setan" sangat terasa di kecepatan hampir 80 sampai 100 km/jam yang ane capai mungkin hanya dalam waktu 3-4 detik. dan lagi-lagi..suaranya bo'...suaranya buas banget...!!!

Rute ane lanjutkan menuju wilayah mana ya...gak hapal jalan euy..pokoknya lewat PAMOR (Pasar Motor) lalu belok kanan ke arah Jl. Panjang menuju Pondok Indah. sampai Pondok Indah menuju Radio Dalam ane menemui macet, namun tidak masalah, Si Gendut tampak tunduk di bawah kendali ane dan menyelip di kemacetan dengan lancar ane lakoni. Motor ini bahkan lebih manuverable dari Ninja 250. Karena radius putarnya lebih besar.

ban gambot

Si Gendut pun tampaj disegani oleh pengguna jalan lain, meskipun ane tidak menyalakan sirine dan strobo (karena gak tahu harus pencet tombol yang mana) namun mereka mau memberikan jalan. Mungkin karena....suaranya bo'...!!!  ganasss...!!!

Mendekati wilayah tendean kembali membuat ane bersedih karena harus berpisah dengan Si Gendut. sampai di kantor kawan, ane langsung diajak makan dengan Pak Petugas pengendara Si Gendut. Mereka tampak kompak menertawakan ane yang baru saja memperoleh pengalaman berkendara yang luar biasa.

"Gimana rasanya?" kata kawan ane, sudah seperti kawan yang bertanya kepada pengantin baru. "Mak nyos bro...!!!" begitu kata ane yang lagi-lagi disambut tawa renyah Pak Petugas. "Mas ini harusnya test ride di Puncak, nikmat mas naik GSX..gak perlu ngebut tapi tenaga terasa banget".

wah...Pak Petugas mulai menebar Pertamax nih...Namun ketika ane tanya: "kapan Pak motor ini dilelang? saya mau deh tuker guling sama Ninja 250″

Ia hanya menggeleng sambil berkata "Ini motor bagus mas, jumlahnya di Jakarta cuma dikit, perawatannya gampang, gak rewel dibanding yang Yamaha itu (XJ900P-red)" makanya kita gak mau lepas, lagipula upgrade ke Yamaha FJR1300 kaya pengawal RI-1 itu lumayan mahal"

Waduh...rupanya Pak Petugas juga mengagumi Si Gendut yang trengginas ini..Ane pun hanya bisa kembali dengan pertanyaan besar.. "adakah pemilik GSX750-P yang mau menukar guling/tambah dengan Ninja 250?"

mesin tampak kiri

oil cooler

swing arm

front wheel

 


Tag: suzuki, polisi militer, 750, gsx, test ride, gsx750, police, BM, brigade motor

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Komentar:

Silahkan login untuk memberikan pendapat