Giacomo Agostini, ... sebuah Legenda MotoGP…!!! 2
Minggu, 15 Nov '09 07:43
Giacomo Agostini dilahirkan pada tanggal 16 Juni 1942 (gemini boyz) di Brescia (Italia) dan dibesarkan di Lovere, Lombardy (Italia). Agostini dilahirkan dalam lingkungan keluarga yang kaya raya. Ayahnya seorang Industriawan Italia, sangat tidak setuju apabila Agostini merintis karir di arena balap motor, dan akan melakukan apa saja agar Agostini nggak jadi pembalap motor. Dasarnya si Ago (begitu Agostini dipanggil atau nicknamenya), selalu aja mencari kesempatan untuk balapan di daerah perbukitan dan akhirnya balapan di jalanan (yah model anak sekarang... )
Capek ngelarang melulu, akhirnya ayahnya mengizinkan Agostini untuk mengikuti balapan dan si Ago menang di kejuaran Italia kelas 175cc dengan menggunakan Morini. Hal ini bisa terjadi, karena pembalap morini sebelumnya yaitu Tarquinio Provini hengkang dari Morini dan bergabung / memperkuat Benelli. Sejak saat itu Agostini memperkuat Morini. Pada tahun 1964, Agostini nyaris memenangkan kejuaraan Italian Grand Prix kelas 350cc, dan menyelesaikan balapan di urutan ke 4 di Monza Italia. Hal ini membuktikan Agostini mempunyai kemampuan dan bakat baik sebagai pembalap motor.
Hasil Italian Grand Prix di Monza Italia ini, tidak luput dari pandangan Domenico Agusta, dan meminta Agostini menandatangani kontrak untuk memperkuat tim MV Agusta bersama rekan setimnya, Mike Hailwood. Bagi Agostini, Mike Hailwood merupakan mentor yang baik, dan banyak pelajaran yang diambilnya dari Mike Hailwood. Sejak saat itu, Agostini terlibat fight dengan pembalap lainnya terutama Jim Redman yang membela tim Honda. Pada tahun 1965, Agostini nyaris menjadi juara dunia, jika motornya tidak mengalami gangguan pada ronde final di Suzuka Japan. Akhirnya gelar kejuaraan harus rela diserahkan oleh Agostini kepada Jim Redman.
Hailwood akhirnya pindah ke Honda setelah capek kerjasama dengan Domenico Agusta. Agostini akhirnya menjadi pembalap nomor satu untuk tim MV Agusta, dan memenangkan kelas 500cc, 7 kali yaitu dari tahun 1966 s/d 1972. Sedangkan untuk kelas 350cc, Agostini dengan MV Agusta nya memangkan 7 kali kejuaran MotoGP yaitu tahun 1968 s/d 1974. Gelar Juara MotoGP kelas 500cc terakhir diperolehnya tahun 1975 dengan menggunakan Yamaha.
Kepindahan Hailwood ke Honda, menjadikan fight antara Agostini vs Hailwood menjadi memanas, thus antara MV Agusta vs Honda. Agostini kalah dari Hailwood untuk kelas 350cc pada tahun 1966 dan 1967. Namun dibalas kontan, pada tahun yang sama 1966 dan 1967 di kelas 500cc. Setelah itu kelas 500cc ataupun 350cc, disapu bersih oleh Agostini.
Agostini juga memenangkan 10 kali balapan Isle of Man TT. Sejak kematian teman dekatnya, Gilberto Parlotti, di balapan Isle of Man TT, Agostini mengumumkan akan berhenti dari kejuaran Isle of Man TT, karena dia menganggap balapan tersebut nggak aman (unsafe). Pada waktu itu Isle of Man TT, merupakan balapan yang prestisius, dan rider lain mengikuti langkah Agostini. Dan akhirnya pada tahun 1976, balapan ini dicoret dari Agenda Motorcyle Grandprix.
Agostini bikin geger dunia balap, ketika mengumumkan bergabung dengan Yamaha pada tahun 1974 (mirip Rossi yang pindah dari Honda dan gabung ke Yamaha). Tahun 1974, Agostini memenangkan MotoGP kelas 350cc, namun nggak sukses di kelas 500cc karena Agostini cedera dan ada masalah dengan motornya Yamaha. Di kelas 500cc ini, Agostini kalah dari Phil Read (mantan satu tim di MV Agusta) yang menggunakan MV Agusta. Namun pada tahun 1975, dengan Yamaha kelas 500cc direbut kembali oleh Agostini dan ini merupakan gelar terakhirnya di MotoGP.
surprised the racing world when he announced that he would ride for Yamaha in 1974. On his first outing for the Japanese factory, he won the prestigious Daytona 200, the premiere American motorcycle race, becoming the first of would would be seven 500cc or MotoGP world champions to win the event. He went on to claim the 1974 350cc World Championship but injuries and mechanical problems kept him from winning the 500cc crown. He rebounded and won the 1975 500cc title, the first time that a two-stroke machine had claimed the premier class. It would also be his last world title. In 1976, he would win his last Grand Prix, taking an MV Agusta to victory at the Nürburgring. He retired from motorcycle competition after finishing 6th in the 1977 season.
Agostini mulai mencoba terjun ke balap Formula (mirip Rossi yang pengen ke Formula One) pada tahun 1978. Agostini sempet ikut European Formula 2 dengan bergabung di tim Chevron-B42 BMW. Ikut juga di British Aurora Formula, namun Agostini nggak sukses dan nggak pernah sampe ke Formula One. Dan akhirnya menghentikan karir di balap Formula pada tahun 1980.
Setelah pensiun dari MotoGP, Agostini menjadi Team Manager Marlboro Yamaha. Di tangannya banyak bermunculan rider-rider sukses seperti Kenny Roberts, Freddie Spencer dan Eddie Lawson.
Anyway, Agostini layak disebut Legenda MotoGP... ditanya kenapa ??? Karena Agostini (ITA) menjuarai MotoGP 15 kali diberbagai kelas (8 kali di kelas 500cc dan 7 kali di kelas 350cc). Disusul diurutan kedua yaitu Angel Nieto (SPA) menjuarai MotoGP 13 kali (7 kali dikelas 125cc, dan 5 kali dikelas 50cc). Urutan ke tiga ditempati oleh Mike Hailwood (GBR), mantan rekan setimnya di MV Agusta, yang menjuarai MotoGP 9 kali (4 kali kelas 500cc, 2 kali kelas 350cc, dan 3 kali kelas 250cc). Ditempat ke empat Carlo Ubbiali (ITA)yang menjuarai MotoGP juga 9 kali (3 kali kelas 250cc, dan 6 kali kelas 125cc). Dan tempat kelima diduduki oleh Valentino Rossi (ITA) yang menjuarai MotoGP baru 7 kali (4 kali MotoGP, 1 kali kelas 500cc, 1 kali kelas 250cc, dan 1 kali kelas 125cc).
Tag: MotoGP
Terkait:
-
Ducati GP11.1,... gunakan GP12 chasis dan DST ...!!!
Selasa, 21 Jun '11 23:50 -
Rossi coba frame baru untuk Ducati GP12 ...!!!
Sabtu, 18 Jun '11 06:21 -
Tim Repsol Honda pun,... bersiap dengan MotoGP 1000cc tahun 2012 ...!!!
Jumat, 20 Mei '11 23:04

Komentar:
Kebetulan po piye yo..
Silahkan login untuk memberikan pendapat